RSS

ROSH HASHANAH 5775

24 Sep

ROSH HASHANAH 5775,
24 September 2014, 6 pm waktu Israel, atau 24 September 2014, 22.00 WIB
Related Post : KEMBALI KE ALKITAB : Yang Benar, PERAYAAN PASKAH, PASSOVER atau EASTER ?

Hari-hari ini, tiba-tiba saja kesadaran akan Rosh Hashanah, tahun baru Israel 5775 Ayin Hey yang akan segera tiba telah membuat banyak Gereja2/ anak2 Tuhan di Indonesia bersemangat untuk mulai ikut merayakannya dan mulai sibuk mencari tahu lewat Googling, apa dan bagaimana cara merayakan Rosh Hashanah di Israel untuk (sebisanya) kita lakukan juga disini.

Begitu pula hal nya dengan saya. Saya bukan penganut aliran Yahudi Mesianik, sehingga saya juga agak kurang “aware” mengenai perayaan – perayaan Yahudi seperti itu, sampai saya mulai sadar sewaktu ada hambaNya yang menyampaikan bahwa tanggal 24 September 2014 ini, adalah Rosh Hashanah 5775, Tahun Ayin Hey. Dan Tuhan gerakkan saya untuk membaca (kembali) Imamat 23, yang merupakan ketentuan Tuhan akan WAKTU hari-hari Raya yang ditetapkanNya bagi bangsa Israel. Dan ketika saya mulai membuat oret-oretan kembali  tentang 7 perayaan wajibNya dan juga ketentuan tanggal perayaanNya, saya dikejutkan dengan beberapa fakta….

Kalaupun saya sampai bisa menulis tentang PASSOVER itu, dimana kesimpulannya adalah “Tuhan telah menetapkan sendiri sistem penanggalanNya yang tidak boleh kita ubah-ubah” padahal saya bukan penganut aliran Yahudi Mesianik, maka semuanya yang saya tulis itu benar-benar dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia…..Rm.11:36, karena lama setelah lewat masa penulisan dan posting itu, ketika Tuhan taruh dihati saya untuk menuliskan posting ini, dan saya membacanya lagi, saya sendiri jadi terheran-heran, darimana saya dapatkan semuanya itu…. Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya…..HaleluYah !

Mari kita membaca kembali….
Im.23:1-4
23:1. TUHAN berfirman kepada Musa:
23:2 “Berbicaralah kepada orang Israel dan katakan kepada mereka: Hari-hari raya yang ditetapkan TUHAN yang harus kamu maklumkan sebagai waktu pertemuan kudus, waktu perayaan yang Kutetapkan, adalah yang berikut.
23:3 Enam hari lamanya boleh dilakukan pekerjaan, tetapi pada hari yang ketujuh haruslah ada sabat, hari perhentian penuh, yakni hari pertemuan kudus; janganlah kamu melakukan sesuatu pekerjaan; itulah sabat bagi TUHAN di segala tempat kediamanmu.
23:4 Inilah hari-hari raya yang ditetapkan TUHAN, hari-hari pertemuan kudus, yang harus kamu maklumkan masing-masing pada waktunya yang tetap.

Dan fakta yang saya temukan adalah…

1. Kesadaran bahwa kita ini adalah Israel – Israel rohani (Rm.11) telah membuat banyak Gereja2/ anak2 Tuhan di Indonesia menjadi begitu bersemangat untuk ikut merayakan Rosh Hashanah dengan segala tradisinya (dari acara peniupan shofar hingga menu makanannya), bahkan pergi ke Yerusalem untuk berziarah, mengikuti seluruh rangkaian perayaan Hari-Hari Raya Besar (High Holy Days atau disebut juga “Days of Awe”[) yang merupakan sebuah rangkaian festival yang berlangsung selama sepuluh hari yang dimulai pada tanggal 1 Tishri. Rangkaian festival ini dimulai dengan Rosh Hashanah dan ditutup dengan Yom Kippur. Bahkan ada yang terus tinggal di Yerusalem sampai selesainya seluruh rangkaian Hari Raya Pondok Daun (Sukkot) yang ditutup dengan Hari Raya Perkumpulan (Shmini Atzeret).

Ul.16:16-17
16:16 Tiga kali setahun setiap orang laki-laki di antaramu harus menghadap hadirat TUHAN, Allahmu, ke tempat yang akan dipilih-Nya, yakni pada hari raya Roti Tidak Beragi, pada hari raya Tujuh Minggu dan pada hari raya Pondok Daun. Janganlah ia menghadap hadirat TUHAN dengan tangan hampa,
16:17 tetapi masing-masing dengan sekedar persembahan, sesuai dengan berkat yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu.”

Mereka yang pergi ke Yerusalem merayakan Rosh Hashanah dengan seluruh rangkaian perayaannya itu telah memenuhi ketentuan Tuhan tentang ziarah ke Yerusalem.

2. Mengapa untuk merayakan rangkaian Rosh Hashanah, Yom Kippur dan Sukkot, Gereja Tuhan (khususnya di Indonesia) TELAH BISA MENTAATI KETENTUAN PENANGGALAN YANG ALKITABIAH, sesuai dengan ketetapan Tuhan itu (baca posting : KEMBALI KE ALKITAB : Yang Benar PERAYAAN PASKAH, PASSOVER atau EASTER?), TETAPI (herannya) untuk 3 Perayaan yang ditetapkan Tuhan lebih dahulu, yaitu Hari Raya Paskah, Hari Raya Roti Tidak Beragi dan Pentakosta (no.1 – 3), Gereja Tuhan MASIH TETAP KOMPROMI dengan tetap menggunakan Tahun Liturgi (yang berdasarkan Jumat Agung) yang jelas – jelas TIDAK ALKITABIAH ??? Padahal PERAYAAN PASKAH yang sudah di “amandemen” menjadi PASKAH KEMATIAN YESUS itulah TONGGAK SEJARAH PENYELAMATAN KITA SEKARANG !

3. Apa yang menahan langkah Gereja Tuhan untuk tidak sepenuhnya merayakan hari – hari rayaNya, SESUAI DENGAN KETETAPANNYA ? BACK TO BIBLE SEPENUHNYA ?

Gal.1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia? Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus.

ROSH HASHANAH yang merupakan perayaan sukacita tahun baru Yahudi itu juga untuk memperingati ulang tahun hari penciptaan dunia dan juga merupakan waktu penghakiman Ilahi. Jadi makna rohani daripada perayaan Rosh Hashanah yang harus kita pelajari dan teladani bukanlah pada sekedar profetiknya tatacara upacara dan menu makanan yang disajikan saat itu melainkan SEBUAH WAKTU YANG SERIUS untuk kita semua koreksi diri….

Tradisi Yahudi mengajarkan bahwa pada Rosh Hashanah, Tuhan akan menuliskan “nasib” setiap orang untuk tahun mendatang didalam Kitab Kehidupan. Keputusan Tuhan tersebut belumlah final hingga tiba saatnya hari Yom Kippur (Hari Pendamaian) 10 hari kemudian. Jadi Orang-orang Yahudi menggunakan waktu 10 hari itu untuk koreksi diri dengan serius, merenungkan apa saja kesalahan dan pemberontakan kepada Tuhan yang sudah mereka buat selama setahun yang lalu dan minta ampun kepada Tuhan dengan harapan mereka dapat mempengaruhi (meringankan) penghakiman terakhir Tuhan kepadanya.

Nah sebelum mereka meminta pengampunan dari Tuhan, mereka juga gunakan waktu 10 hari itu untuk melakukan pemberesan dengan sesama yang mungkin telah mereka sakiti sepanjang setahun yang lalu dan orang yang mereka mintai maaf WAJIB mengampuni mereka. Ini sebuah tindakan koreksi diri, merendahkan diri yang sangat baik kita teladani….sebagai permulaan yang baik untuk memasuki Tahun yang baru.

Mat.5:23-26
5:23 Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau,
5:24 tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.
5:25 Segeralah berdamai dengan lawanmu selama engkau bersama-sama dengan dia di tengah jalan, supaya lawanmu itu jangan menyerahkan engkau kepada hakim dan hakim itu menyerahkan engkau kepada pembantunya dan engkau dilemparkan ke dalam penjara.
5:26 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya engkau tidak akan keluar dari sana, sebelum engkau membayar hutangmu sampai lunas.

Tanpa mereka sadari, ternyata mereka telah melakukan ajaran Yesus…..sekalipun belum mereka akui sebagai MesiasNya. Mereka bergumul dan berjuang untuk lakukan pemberesan demi untuk Tuhan sebagai HAKIM tidak memenjarakan mereka di tahun yang baru. Tapi bagaimana dengan kita, YANG MEMANG MURID-MURID YESUS? Seharusnya kita malu, yah, karena anak-anak Tuhan lebih banyak mempertahankan ego dan tidak merasa salah apalagi mau minta ampun apalagi mengampuni……mari kita lakukan pemberesan dengan sesama memasuki tahun 5775 ini.

Lalu, dengan 3 fakta yang saya temukan diatas tersebut, mari kita teladani sikap koreksi diri mereka dengan kita kembali kepada kebenaranNya, kepada ketetapan waktu yang telah Tuhan tetapkan untuk merayakan hari-hari rayaNya – kita stop kompromi dengan “tradisi dan kebiasaan” yang salah, kita stop merayakan hari raya yang salah makna (Paskah Kebangkitan yang tidak Alkitabiah) dan juga, stop kesalahan waktu perayaan (sehingga Paskah tidak dihitung berdasarkan Jumat Agung lagi, melainkan berdasarkan tanggal 14 Nissan, sehingga akibatnya hari Pentakosta pun akan berdasarkan tanggal 6 Siwan). KITA STOP MEMBERONTAK DAN KITA KEMBALIKAN SEGALA HORMAT & TAKUT KITA SEPENUHNYA KEPADA TUHAN ! HaleluYah !

Jesus Bless You !
deborahtheshofar.wordpress.com

Refr : http://judaism.about.com/od/holidays/a/Most-Important-Things-To-Know-About-Rosh-Hashanah.htm

 
2 Comments

Posted by on September 24, 2014 in Indonesian version

 

2 responses to “ROSH HASHANAH 5775

  1. jesusforindonesia

    October 1, 2015 at 11:38 PM

    Jangan lupa kuduskan sabat mulai pk 18.00 jumat sampai sabtu 18.00. Ini ketetapan YAHUVEH (YAHWEH) sampai selama2nya. Keluaran 31 : 16-17. Hari minggu bukan hari kudus yg ditetapkan Abba YAH tp doktrin dr gereja katolik roma jaman konstantin. Mari kembali ke jalan yg benar. Jangan kompromikan perintahNYA demi ajaran manusia. YAH bless u.

     
    • deborahthe

      October 5, 2015 at 7:35 PM

      Betul Bu Marry, kami baru mulai belajar lakukan Sabbath tapi mulai Jumat pk.22.00 sampai sabtu pk.22.00, sesuai dengan waktu Israel (kita Indo beda waktu 4 jam dengan Israel, sedangkan pk.18.00 itu waktu Israel), tapi jauh daripada sempurna. Kami berjuang bu…Jesus Bless You !

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: